*Part. 6* / BACALAH AL-QUR’AN DENGAN TENANG, BERTAJWID, SERTA MENTADABBURI KALIMAT-KALIMATNYA
قال الله تعالى :
وَرَتِّلِ القُرْآنَ تَرْتِيلاً [ سورة المزمل : 4 ]
وَرَتِّلِ القُرْآنَ تَرْتِيلاً [ سورة المزمل : 4 ]
_“Dan bacalah Al Qur'an itu dengan perlahan-lahan”_ [ Qs. Al- Muzzammil : 4 ]
Bentuk bacaan seperti apa yang dianjurkan bahkan diwajibkan ketika kita membaca Al-Qur’an ?
.
.
.
ayat diatas adalah jawabannya!
.
.
Perintah untuk tartil ketika membaca Al-Qur’an adalah hal lazim yang harus dilakukan oleh pembaca al-Quran, karena itu merupakan salah satu etika & adab diantara adab-adab membaca Al-Qur’an
.
.
tahukah anda, didalam ilmu Tajwid terdapat pembahasan mengenai urutan-urutan dalam membaca Al-Qur’an
.
ada bacaan lambat yang disebut dengan Tahqiq,
ada bacaan sedang yang disebut dengan Tadwir,
dan ada bacaan cepat yang disebut dengan Had'r
.
.
Tiga jenis bacaan diatas, semuanya harus dibaca secara tartil. Apa itu tartil ? tartil adalah memperbagus pengucapan huruf-huruf Al-Qur’an dan mengetahui tempat berhenti (waqaf) ketika kita membacanya
.
.
Imam Ibnu Katsir menafsirkan ayat diatas dengan mengatakan: “Bacalah dengan santai (baca : tenang tidak terburu2) karena bacaan santai sangat membantu untuk memahami Al-Qur’an dan mentadabburinya”
.
.
Sebagaimana Rasulallah mentartilkan bacaan ketika membaca Al-Qur’an. Aisyah berkata: “Dahulu Rasulullah membaca surat (Al-Quran), maka Beliau mentartilkan bacaannya, sehingga surat tersebut menjadi panjang diantara surat panjang (dalam Al-Qur’an)”
.
.
.
Sumber:
Buku Anda pun Bisa Hafal 30Juz Al-Qur'an
.
.
.
ayat diatas adalah jawabannya!
.
.
Perintah untuk tartil ketika membaca Al-Qur’an adalah hal lazim yang harus dilakukan oleh pembaca al-Quran, karena itu merupakan salah satu etika & adab diantara adab-adab membaca Al-Qur’an
.
.
tahukah anda, didalam ilmu Tajwid terdapat pembahasan mengenai urutan-urutan dalam membaca Al-Qur’an
.
ada bacaan lambat yang disebut dengan Tahqiq,
ada bacaan sedang yang disebut dengan Tadwir,
dan ada bacaan cepat yang disebut dengan Had'r
.
.
Tiga jenis bacaan diatas, semuanya harus dibaca secara tartil. Apa itu tartil ? tartil adalah memperbagus pengucapan huruf-huruf Al-Qur’an dan mengetahui tempat berhenti (waqaf) ketika kita membacanya
.
.
Imam Ibnu Katsir menafsirkan ayat diatas dengan mengatakan: “Bacalah dengan santai (baca : tenang tidak terburu2) karena bacaan santai sangat membantu untuk memahami Al-Qur’an dan mentadabburinya”
.
.
Sebagaimana Rasulallah mentartilkan bacaan ketika membaca Al-Qur’an. Aisyah berkata: “Dahulu Rasulullah membaca surat (Al-Quran), maka Beliau mentartilkan bacaannya, sehingga surat tersebut menjadi panjang diantara surat panjang (dalam Al-Qur’an)”
.
.
.
Sumber:
Buku Anda pun Bisa Hafal 30Juz Al-Qur'an
*_Insya Allah akan terus update sampai akhir buku tersebut_*
**************************************
**************************************
♻ Silahkan bagi yg mau berbagi kebaikan untuk menshare artikel ini.
Berlangganan tulis format :
ikuti-nama-domisili.
ikuti-nama-domisili.
Kirim ke nomor : 082386649812 (via WhatsApp)
*Sudahkah anda membaca Al-quran hari ini ?*
No comments :
Post a Comment