Beberapa Faidah Tabligh Akbar Stabilitas Keamanan Negara Bersama Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq Bin Abdul Muhsin Al 'Abbad Al Badr
(Bag. Pertama)
Sebelum memulai Tabligh Akbar Fadhilatusy Syaikh memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal dan segenap pihak yang telah memberikan sumbangsih guna terselenggaranya acara dengan lancar.
Kemudian berikut beberapa faidah yang dapat kami ringkas, semoga bermanfaat bagi penulis dan pembaca;
أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِالْمُؤْمِنِ؟ مَنْ أَمِنَهُ النَّاسُ عَلَى أَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ ، وَالْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ النَّاسُ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ ، وَالْمُجَاهِدُ مَنْ جَاهَدَ نَفْسَهُ فِي طَاعَةِ اللهِ ، وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ الْخَطَايَا وَالذَّنُوبَ
_Maukah kalian aku kabarkan siapakah seorang mukmin sesungguhnya? Yaitu orang yang manusia merasa aman darinya jiwa dan harta mereka, dan seorang muslim adalah orang yang kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya (gangguannya), dan seorang mujahid adalah orang yang berjihad di jalan Allah, dan seorang muhajir adalah orang yang meninggalkan dosa dan kesalahan-kesalahan_ *(HR. Ahmad dan lainnya dari Fadholah bin 'Ubaid Radhiyallahu 'Anhu)*
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ مِنْ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تحتي
_Ya Allah aku memohon kepada-Mu 'aafiyah (keamanan) di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kepada-Mu ampunan dan keamanan pada agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah tutupilah aibku (kesalahanku) dan berikan keamanan atas rasa takutku. Ya Allah jagalah diriku baik dari sisi depan, belakang, kanan, kiri, atas dan aku berlindung dari kecelakaan yang menimpaku dari bawah._*(HR. Ahmad dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'Anhuma)*
Kemudian juga do'a yang beliau panjatkan ketika melihat hilal (Bulan baru),
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأمْنِ والِإيْمَـانِ، وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلامِ، وَالتَّوْفِيْقِ لِـمَـا تُحِبُّ رَبَّنَا وَتَرْضَى، رَبُّنَا ورَبُّكَ اللَّهُ
_Allahu Akbar. Ya Allah jadikanlah hilal (yang kami lihat) bersama dengan keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman, dan taufik untuk apa yang Engku cintai wahai Rabb kami dan Engkau ridhoi. Rabb kami dan Rabb mu adalah Allah._*(HR. Tirmidzi dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'Anhuma)*
وَسَلُوا اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَسْتُرَ عَوْرَاتِكُمْ وَيُؤَمِّنَ رَوْعَاتِكُمْ
_Dan mintalah kalian kepada Allah Azza Wa Jalla untuk menutupi aurat aib (kesalahan) kalian dan memberikan keamanan atas rasa takut kalian._*(HR. Al Baihaqi dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu)*
بسم اللَّهِ، توكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أعوذُ بِكَ أنْ أَضِلَّ أو أُضَلَّ ، أَوْ أَزِلَّ أوْ أُزلَّ ، أوْ أظلِمَ أوْ أُظلَم ، أوْ أَجْهَلَ أو يُجهَلَ عَلَيَّ
_Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari tersesatnya diriku atau disesatkannya diriku, atau tergelincirnya diriku atau digelincirkan, atau aku mendzalimi atau terdzalimi atau aku (berbuat) kebodohan atau dibodohi._*(HR. Abu Dawud dari Ummu Salamah Radhiyallahu 'Anha) *
وَقَالُوا إِنْ نَتَّبِعِ الْهُدَىٰ مَعَكَ نُتَخَطَّفْ مِنْ أَرْضِنَا ۚ أَوَلَمْ نُمَكِّنْ لَهُمْ حَرَمًا آمِنًا يُجْبَىٰ إِلَيْهِ ثَمَرَاتُ كُلِّ شَيْءٍ رِزْقًا مِنْ لَدُنَّا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
_Dan mereka berkata: "Jika kami mengikuti petunjuk bersama kamu, niscaya kami akan diusir dari negeri kami". Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh-tumbuhan) untuk menjadi rezeki (bagimu) dari sisi Kami?. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui._ *[Q.S. An Naml: 57]*
الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ
_Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk._ *[Q.S. Al An'aam: 82]*
Dan juga firman-Nya,
وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ ۖ فَمَنْ آمَنَ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
_Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberi peringatan. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati._ *[Q.S. Al A'raaf: 48]*
*Maka barangsiapa yang menginginkan keamanan ia dituntut untuk merealisasikan iman dengan sebenar-benarnya.*
وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِنْ كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللَّهِ فَأَذَاقَهَا اللَّهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ بِمَا كَانُوا يَصْنَعُونَ
_Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat._ *[An Nahl: 112]*
*Karena suatu nikmat akan tetap ada dan bertambah jika disyukuri, namun akan sirna dan hilang jika dikufuri.*
*InsyaaAllah bersambung....*
Wallahu A'lam.
_Disarikan oleh Admin Bag. Dakwah IKLIMB-JAKARTA
@Masjid_Istiqlal pada
Ahad, 29 Jumada Ula 1438 H bertepatan 26 Februari 2017_
@Masjid_Istiqlal pada
Ahad, 29 Jumada Ula 1438 H bertepatan 26 Februari 2017_

No comments :
Post a Comment