Friday, March 3, 2017

SEDIKIT TAPI BAGUS LEBIH BAIK DARI PADA BANYAK

| Belum Ada Komentar
*P a r t. 1 2*
*```SEDIKIT TAPI BAGUS LEBIH BAIK DARI PADA BANYAK```*
قال أبو عبدالرحمن السلمي:
كَانُوْا لَا يَتَجَاوَزُوْنَ عَشْرَ آيَاتٍ حَتىَّ يَتَعَلَّمُوْا مَا فِيْهَا
مِنَ العِلْمِ وَالعَمَلِ جَمِيْعاً، قَالُوْا: فَتَعَلَّمْنَا العِلْمَ وَالعَمَلَ
جَمِيْعًا". 

Berkata Abu Abdirrahman As-Sulami :
_“Dahulu mereka (para sahabat belajar al-Quran) tidak lebih sepuluh ayat, sampai mereka belajar sekaligus apa yang terkandung didalamnya berupa ilmu dan amal._
Mereka berkata: _“ Maka kami belajar ilmu dan amal sekaligus”_.

Sebagai seorang muslim yang menginginkan kesuksesan disetiap langkahnya, apalagi dalam masalah ukhrawi, maka mencontoh generasi-generasi yang sudah lebih dahulu sukses adalah sebuah hal yang wajib. Bagaimana tidak, Ketika kesuksesan itu menjadi sebuah tujuan, untuk apa berlama-lama menciptakan metode-metode baru untuk meraihnya ? Bukankah ketika seseorang mengikuti nasihat dan langkah-langkah yang mereka miliki, selama itu kebaikan adalah bentuk penghargaan dan penghormatannya kepada mereka para generasi terdahulu ?. Karena kesuksesan yang telah mereka raih tidak akan pernah didapatkan dan dirasakan apabila tidak mengikuti mereka. Sebagaimana perkataan Imam Malik:

لاَ يَصْلُحْ هَذِهِ الأُمَّةَ إِِلاَّ مَا أَصَلَحَ أَوَّلَهَا
_“Umat ini tidak akan menjadi baik kecuali (mengikuti apa yang telah) menjadikan umat terdahulu menjadi baik”._

Contoh kecilnya saja dalam masalah belajar Al-Quran. Perkataan tabi’in diatas memberikan makna, bahwa generasi terbaik umat ini yaitu para sahabat (, pada mereka diturunkan Al-Quran, dengan bahasa mereka Al-Quran dirangkai , hanya saja mereka ketika mempelajari al-Quran tidak lebih daripada 10 ayat, sampai mereka benar-benar memperbagus bacaan dan memahami betul-betul makna al-Quran serta bersegera mengamalkannya. Ini menunjukkan bahwa para sahabat Nabi Muhammad (, ketika mereka mempelajari al-Quran sedikit demi sedikit dan kontinyu, tidak tergesa-gesa ingin cepat selesai atau khatam al-Quran ( baik membaca atau menghafalnya ). Karena amalan yang dicintai Allah ( adalah amalan yang terus menerus walaupun sedikit. Sebagaimana sabda Nabi:

وَأَنَّ أَحَبَّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ ( رواه البخاري 6464 )
_“Dan sesungguhnya amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus menerus (kontinyu) walaupun sedikit”_ [ HR. Bukhari 6464 ]

Jadi tidak perlu terburu-buru, memaksakan diri dalam belajar dan menghafalkan al-Quran??. Karena al-Quran bukan hanya untuk dibaca, dihafal dalam beberapa tahun, setelah itu selesai atau bermalas – malasan membacanya lagi, akan tetapi terus senantiasa bersama al-Quran selama ajal masih dikandung badan, sampai Allah memanggil orang tersebut kehadirat-Nya. Itulah yang disebut dengan ISTIQOMAH. Mari mulai menghafal al-Quran sedikit demi sedikit…….!!!

Sumber:
📓Buku "Anda pun Bisa Hafal 30Juz Al-Qur'an"
🖋 Zakarial Anshori, Lc.
*_Insya Allah akan terus update sampai akhir buku_*
****************************
♻ Silahkan bagi yg mau berbagi kebaikan untuk menshare artikel ini.
📡 disebarkan oleh
⚙ *Iklimb* Jakarta
🖥 iklimb-jakarta.blogspot. com
📱 F | IKLIMBjakarta
Berlangganan tulis format :
ikuti-nama-domisili.
Kirim ke nomor : 082386649812 (via WhatsApp)
*Sudahkah anda membaca Al-quran hari ini ?*
🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴
*```Semoga kaum muslimin termotivasi untuk menghafal Al-Qur'an.```*
Tags : ,

No comments :

Post a Comment

Terbanyak dikunjungi

Category